3.3.a.9. Koneksi Antarmateri - Pengelolaan Program yang
Berdampak pada Murid
Hal-hal menarik yang dapat ditarik
dari pembelajaran modul materi ini dan bagaimana benang merah yang bisa ditarik
dari keterkaitan antarmateri yang diberikan dalam modul 3.3?
·
Hal yang menarik bagi saya setelah
mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid yaitu:
ü Dalam
membuat suatu program harus memperhatikan tahapan mulai dari perencanaan
program, menejemen resiko, monitoring dan evaluasi, pembelajaran yang didapat
hingga pelaporan.
ü Mengembangkan
tahapan BAGJA (Buat pertanyaan, Ambil pelajaran, Gali mimpi, Jabarkan rencana,
Atur eksekusi) dalam menyusun program dengan berbasis 7 aset/ modal yang
dimiliki sekolah.
ü Mengidentifikasi
jenis risiko yang memiliki dampak terhadap pencapaian tujuan organisasi
seperti; risiko strategis, risiko keuangan, risiko operasional, risiko
pemenuhan, dan risiko reputasi.
ü Menjabarkan
kerangka 4F (Fact, Feeling, Finding, Future) pada pembelajaran tahapan MELR
(Monitoring, Evaluation, Learning, Report).
· Benang merah yang bisa ditarik dari keterkaitan antar materi yang diberikan dalam modul 3.3 yaitu sebagai seorang pemimpin dalam mengambil keputusan dan membuat/merencanakan suatu program yang berbasis pada kekuatan aset sekolah, risiko tidak dapat dihindari tetapi kita bisa meminimalisirkan resiko tersebut dengan menggunakan tahapan menejemen risiko.
Apakah kaitan antara pemetaan
sumber daya dengan perencanaan program sekolah yang berdampak pada murid?
Perencanaan program
sekolah yang berdampak pada murid dibuat berdasarkan Asset Based Thinking atau
kekuatan sekolah dengan memetakan 7 modal aset utama yang dimiliki sekolah dan
dimanfaatkan secara maksimal pada program sekolah sehingga program tersebut
akan memberikan dampak terhadap murid. Menurut Green dan
Haines (2002) dalam Asset building and community development, ada
7 aset/kekuatan utama disebut sebagai modal utama, yaitu; modal manusia,
modal mosial, modal fisik, modal lingkungan/alam, modal
finansial, modal politik, modal agama dan budaya, dan ini dapat
dijadikan kekuatan dan dioptimalkan sedemikian rupa, dengan demikian tujuan
dari program sekolah yang berdampak pada murid dapat tercapai dengan baik.
Adakah materi dalam modul
lain/paket modul lain yang berhubungan dengan materi dalam modul 3.3. ini?
Jabarkanlah jika ada.
Ø Filisofi KHD (modul 1.1):
setiap anak memiliki kodratnya masing-masing. Program sekolah dirancang sesuai
dengan minat, bakat, dan potensinya sesuai filosofi KHD.
Ø Nilai dan peran guru penggerak
(modul 1.2): program sekolah dilakukan secara
kolaborasi antara semua guru, pemangku kepentingan, dan aset kekuatan sekolah.
Ø Visi murid merdeka (modul 1.3):
program sekolah dirancang berdampak pada murid dengan menggunakan tahapan BAGJA
sehingga tercapainya visi murid merdeka.
Ø Budaya positif (modul 1.4):
program sekolah dirancang agar terciptanya pembiasaan karakter positif bagi
murid.
Ø Pembelajaran berdiferensiasi
(modul 2.1): program sekolah dirancang dengan
memperhatikan kebutuhan gaya belajar murid, sesuai dengan minat murid.
Ø Pembelajaran sosial emosional
(modul 2.2): program sekolah dirancang dengan
tujuan murid memiliki jiwa sosial, saling empati dan menghargai satu sama lain.
Ø Coaching (modul 2.3):
program sekolah dirancang dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan reflektif
sehingga menemukan solusi yang tepat dalam proses pelaksanaan program.
Ø Pengambilan keputusan sebagai
pemimpin pembelajaran (modul 3.1): program sekolah
dirancang dengan memperhatikan tahapan 9 langkah pengambilan keputusan dengan
memperhatikan dampak bagi murid.
Ø Pemimpin dalam pengelolaan
sumber daya (modul 3.2): program sekolah dirancang
dengan menggunakan kekuatan pemetaan 7 aset/ modal utama sekolah yang bisa
dikembangkan murid.
Bagaimana kaitan dari semua materi
tersebut dengan peran saya sebagai guru penggerak?
Kaitan dari materi
tersebut dengan peran saya sebagai seorang guru penggerak yaitu saya harus bisa
menjadi teladan dan agen tranformasi bagi ekosistem pendidikan. Pengalaman
materi dari modul-modul yang sudah saya dapatkan akan saya kembangkan dengan
cara berkolaboratif dengan pihak sekolah untuk kemajuan sekolah misalnya dengan
merancang program yang berdampak pada murid, mampu memimpin pembelajaran yang
menerapkan merdeka belajar pada murid, mampu menggerakkan komunitas sekolah
agar terwujudnya pendidikan yang berpihak pada murid dan tercapainya visi
sekolah merdeka.
Putri Nurhayati, M.Pd
Komentar
Posting Komentar